Tag: Samsung Galaxy S10 Plus

Samsung Galaxy S10 Plus Geser Posisi Huawei P30 Pro Soal Kualitas Kamera

Samsung Galaxy S10 Plus Geser Posisi Huawei P30 Pro Soal Kualitas Kamera – Huawei baru saja merilis handphone P30 Pro yang adalahperangkat quad-camera berlabel Leica kesatu di dunia. Karena perlengkapan keras yang powerful serta perangkat empuk yang dioptimalkan, maka smartphone spektakuler ini menempati puncak susunan DxOMark.

Sekarang tiga posisi kesatu platform ini ditempati oleh model Huawei. Jujur saja, Huawei P30 Pro ialah handset yang sempurna tidak melulu dalam urusan kamera, tetapi pun dalam aspek lainnya.

Jadi lumayan logis bila jutaan pemakai bertanya-tanya apakah tersebut telah mendahului pemimpin sebelumnya, yaitu Mate 20 Pro, dengan mudah. Namun perlu disalin ada produsen smartphone beda yang tahu teknik membuat perlengkapan cerdasnya dengan hasil pemotretan yang kuat.

Samsung ada salah satu mereka. Dan hari ini, secara sah posisi mereka naik melawan Huawei.

Dilansir dari laman Giz China, Samsung mengeluarkan poster melewati saluran Weibo-nya. Poster mengindikasikan skor DxOMark dari Samsung Galaxy S10 Plus guna kamera utama dan sensor selfie.

Seperti yang anda lihat, skor total smartphone ini melebihi Huawei P30 Pro. Jadi Samsung dengan bangga menuliskan flagship-nya mengambil potret yang lebih baik dibanding kamera depan dan belakang Huawei P30 Pro yang tidak sedikit menuai pujian.

Huawei P30 Pro sedang di peringkat kesatu dengan poin 112 + 89 guna kamera belakang dan kamera depan. Samsung Galaxy S10 + mendapat 109 poin guna kamera belakang dan 96 poin guna kamera depan.
Seperti yang terlihat, skor total Samsung Galaxy S10 Plus lebih banyak dari Huawei P30 Pro. Jadi, dalam sejumlah hal, Samsung dapat membalas frasa provokatif Yu Chengdong (Huawei), bahwa handphone Samsung Galaxy tidak bisa menembak “Galaksi”.

Samsung Meluncurkan Galaxy Tab A Plus Murah Dengan S Pen Terbaik Secara Diam – Diam

Banyak yang menilai Samsung sedang mempersiapkan Galaxy Tab A Plus (2019) dengan dukungan S Pen hanya untuk bersaing dengan iPad Mini baru dari Apple. Namun kita tahu bahwa pelanggan Android dan iOS sangat berbeda.

Karena itu, Galaxy Tab A Plus (2019) jelas tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan iPad Mini baru Apple. Hanya saja perangkat dapat menawarkan alternatif yang lebih murah daripada seri Galaxy Note. Terbilang murah, biasanya perangkat dengan S Pen hanya ada pada smartphone kelas atas.

Samsung belum secara resmi memperkenalkan tablet ini. Bisa jadi ini dikarenakan perangkat dianggap tidak terlalu penting untuk divisi mobile-nya, sehingga belum ada pernyataan soal harga dan ketersediaan.

Laman Phone Arena menyebutkan, beberapa negara berkembang seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam siap menampungnya. Begitu juga konsumen di Selandia Baru dan Inggris.

XDA Developers melaporkan, tablet telah terdaftar di situs Samsung Thailand dengan dua warna yaitu abu-abu serta hitam. Terlepas dari kenyataan tablet dirilis sebagai bagian dari jajaran Samsung Galaxy Tab A yang terjangkau, tablet ini cukup baik secara hardware, setidaknya di atas kertas.

Galaxy Tab A Plus (2019) membawa prosesor 1.8GHz Exynos 7904 octa-core yang diduetkan RAM 3 GB dan memori internal hingga 32 GB. Daya ingatnya dapar diperluas lagi hingga 512 GB melalui microSD.

Chipset yang digunakan sama seperti yang dibenamkan pada smartphone Galaxy M20 dari Samsung. Sebuah perangkat yang dirancang khusus untuk pasar India. Meskipun chipset Exynos 7904 Samsung mendukung kamera 32 MP, Galaxy Tab A Plus (2019) tidak menawarkan hal yang sama.

Faktanya, Samsung mengemasnya dalam pengaturan sederhana yang terdiri dari kamera 8 MP menghadap ke belakang dan kakap selfie sekunder 5 MP. Tidak ada kamera tambahan untuk efek bokeh atau sensor lainnya.

Sisi baiknya, tablet ini menawarkan konektivitas 4G LTE dan didukung oleh kapasitas baterai 4.200 mAh. Baterai itu diklaim sanggup bertahan selama 11 jam menjalankan peramban internet menggunakan jaringan WiFi atau GSM.

Sementara layar 8 incinya menampilkan resolusi standar 1920 x 1200 piksel, bukan yang terbaik di pasaran. Untuk membuat segalanya lebih menarik, Samsung akhirnya memutuskan menghentikan Android Oreo untuk selamanya dan memasukkan versi terbaru Google dari sistem operasi Android 9.0 Pie.

Tablet ini beratnya hanya 325 gram atau sedikit lebih berat dari iPad Mini Apple (2019). Tentu saja, Galaxy Tab A Plus (2019) tidak cocok untuk iPad Mini Apple (2019) dalam hal kinerja, tapi apa yang hilang dalam kecepatan, tablet Samsung mendapatkan keterjangkauan.

Meskipun belum ada bocoran soal harga, Galaxy Tab A Plus (2019) kemungkinan dijual lebih rendah dari Apple iPad Mini baru (2019). Dengan konfigurasi perangkat keras paling dasar, tablet Apple dijual Rp7,1 juta.

Tablet Galaxy Tab A Plus (2019) diprediksi tidak akan dijual lebih dari Rp3,6 juta. Kita tunggu saja pengumuman resminya.Banyak yang menilai Samsung sedang mempersiapkan Galaxy Tab A Plus (2019) dengan sokongan S Pen melulu untuk berlomba dengan iPad Mini baru dari Apple. Namun anda tahu bahwa pelanggan Android dan iOS paling berbeda.

Karena itu, Galaxy Tab A Plus (2019) jelas tidak dimaksudkan untuk berlomba dengan iPad Mini baru Apple. Hanya saja perlengkapan dapat menawarkan pilihan yang lebih murah daripada seri Galaxy Note. Terbilang murah, seringkali perangkat dengan S Pen melulu ada pada smartphone ruang belajar atas.

Samsung belum secara resmi mengenalkan tablet ini. Bisa jadi ini disebabkan perangkat dirasakan tidak terlalu urgen untuk divisi mobile-nya, sampai-sampai belum ada pengakuan soal harga dan ketersediaan.

Laman Phone Arena menuliskan, sejumlah negara berkembang laksana Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam siap menampungnya. Begitu pun konsumen di Selandia Baru dan Inggris.

XDA Developers melaporkan, tablet sudah terdaftar di website Samsung Thailand dengan dua warna yakni abu-abu serta hitam. Terlepas dari fakta tablet diluncurkan sebagai unsur dari jajaran Samsung Galaxy Tab A yang terjangkau, tablet ini lumayan baik secara hardware, minimal di atas kertas.

Galaxy Tab A Plus (2019) membawa prosesor 1.8GHz Exynos 7904 octa-core yang diduetkan RAM 3 GB dan kenangan internal sampai 32 GB. Daya ingatnya dapar diperluas lagi sampai 512 GB melewati microSD.

Chipset yang dipakai sama laksana yang ditenggelamkan pada smartphone Galaxy M20 dari Samsung. Sebuah perlengkapan yang dirancang khusus guna pasar India. Meskipun chipset Exynos 7904 Samsung menyokong kamera 32 MP, Galaxy Tab A Plus (2019) tidak menawarkan urusan yang sama.

Faktanya, Samsung mengemasnya dalam penataan sederhana yang terdiri dari kamera 8 MP menghadap ke belakang dan kakap selfie sekunder 5 MP. Tidak terdapat kamera ekstra untuk efek bokeh atau sensor lainnya.

Sisi baiknya, tablet ini menawarkan konektivitas 4G LTE dan didukung oleh kapasitas baterai 4.200 mAh. Baterai itu dianggap sanggup bertahan sekitar 11 jam menjalankan peramban internet memakai jaringan WiFi atau GSM.

Sementara layar 8 incinya memperlihatkan resolusi standar 1920 x 1200 piksel, bukan yang terbaik di pasaran. Untuk menciptakan segalanya lebih menarik, Samsung akhirnya menyimpulkan menghentikan Android Oreo guna selamanya dan memasukkan versi teranyar Google dari sistem operasi Android 9.0 Pie.

Tablet ini beratnya melulu 325 gram atau tidak banyak lebih berat dari iPad Mini Apple (2019). Tentu saja, Galaxy Tab A Plus (2019) tidak sesuai untuk iPad Mini Apple (2019) dalam urusan kinerja, namun apa yang hilang dalam kecepatan, tablet Samsung menemukan keterjangkauan.

Meskipun belum terdapat bocoran soal harga, Galaxy Tab A Plus (2019) kemungkinan dipasarkan lebih rendah dari Apple iPad Mini baru (2019). Dengan konfigurasi perlengkapan keras sangat dasar, tablet Apple dipasarkan Rp7,1 juta.

Tablet Galaxy Tab A Plus (2019) ditebak tidak akan dipasarkan lebih dari Rp3,6 juta. Kita tunggu saja pemberitahuan resminya.